TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
DI PT.ADIMAS CIPTA KARYA PRATAMA
Jl. Raya Cikalang No. 264
Cileunyi- Bandung Telp./fax. (022) 5948222,
7803712
e-mail : ackpratama@yahoo.co.id
Diajukan
untuk memenuhi salah satu syarat mengikuti
Ujian
Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016
Kelas :
XII-TKJII
NIS : 11318322
Program Keahlian : TeknikKomputerJaringan
SMK MJPS 1 KOTA
TASIKMALAYA
KELOMPOK
TEKNOLOGI DAN INDUSTRI
Jalan Cigeureung
No. 19 Telp. (0265) 331356 – 335633
Kota Tasikmalaya
e-mail :
smkmjps1@gmail.com
Lembar pengesahan
Laporan praktek kerja industri
Di
PT. Adimas Cipta Karya Pratama
Oleh
Nama : Nanang kusnawan
Kelas : XII
TKJ1
NIS : 11318322
Laporan kegiatan praktek kerja industri (PRAKERIN) ini telah
saya susun dan di setujui sebagai berikut.
Guru pembimbing Pembimbing
DU/DI
M
taufik syah Dimas Citra Perdana
Mengetahui
Ketua jurusan Pimpinan
DU/DI
KATA PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah, dan inayah-Nya kepada saya,
sehingga saya dapat menyelesaikan Tugas
Laporan Prakerin
(PraktekKerjaIndustri)DiPT.AdimasCiptaKaryaPratama.
Laporan ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan Laporan ini.Untu kitu saya menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan Laporan ini.
Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka saya menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar saya dapat memperbaiki laporan prakerin ini.
Akhir kata saya berharap semoga laporan prakerin ini dapat memberikan inisiatif maupun inpirasi terhadap pembaca.
Laporan ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan Laporan ini.Untu kitu saya menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan Laporan ini.
Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka saya menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar saya dapat memperbaiki laporan prakerin ini.
Akhir kata saya berharap semoga laporan prakerin ini dapat memberikan inisiatif maupun inpirasi terhadap pembaca.
Bandung, 30 september 2015
Nanang kusnawan
DAFTAR ISI
Halaman judul............................................................................................................ i
Lembar Pengesahan................................................................................................... ii
Kata Pengantar........................................................................................................... iii
Daftar Isi ................................................................................................................... vi
BAB I PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
............................................................................. 1
2.
Tujuan
.......................................................................................... 2
BAB II INSTANSI
1.
Sejarah
......................................................................................... 3
2.
Legalitas
...................................................................................... 4
3.
Visi
misi
...................................................................................... 5
4. Struktur
organisasi ……………………………………………..
6
BAB III URAIAN KEGIATAN
1.
Fiber
Optic................................................................................... 7
2.
Perpindahan tembaga ke optik / migrasi ..................................... 8
3.
Penarikan kabel udara ................................................................. 9
4. Penarikan
kabel tanah ......................................................................... 10
5.
Pasang
baru kabel optik .............................................................. 11
BAB IV PENUTUP
1.
Kesimpulan
.................................................................................. 12
2.
Saran
............................................................................................ 13
3.
Daftar
Pustaka
............................................................................. 14
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Praktek kerja lapangan adalah tugas akademik yang diwajibkan kepada
mahasiswa maupun mahasiswi untuk mempelajari sistem nyata dunia kerja
sesungguhnya dengan cara magang di suatu perusahaan / instansi atau institusi
pada bagian atau divisi tertentu dalam kurun waktu yang di tentukan. Berkaitan
dengan hal tersebut, Kerja Praktek dilaksanakan di PT. Adimas Cipta Karya
Pratama (ACKP) Dalam laporan
ini, fokus pembahasan berdasarkan judul Teknik Penyambungan Metode Penyambungan
Mechanical pada serat optik(Mechanicalsplicing).Dengan perkembangan teknologi
dalam bidang telekomunikasi memungkinkan penyediaan sarana telekomunikasi dalam
biaya yang relatif lebih rendah, mutu pelayanan yang tinggi, cepat, aman, serta
ditunjang oleh kapasitas yang besar dalam pengiriman informasi.
Tujuan
Tujuan penulis melaksanakan praktek kerja industri
(PRAKERIN) di PT. Adimas cipta karya pratama adalah :
1.
Mempelajari
secara langsung tentang pasang baru kabel optik sekaligus mensetting modem.
2.
Mengetahui
cara disiplin kerja yang baik.
3.
Menambah
wawasan dan pengalaman dalam dunia kerja.
BAB II INSTANSI
Sejarah
ULASAN UMUM
PT. Adimas Cipta Karya Pratama (ACKP) adalah perusahaan
swasta nasional yang bergerak
dibidang Pemborong, Perdagangan Umum, Pengadaan
Barang/Jasa dan Kontraktor, khususnya dalam bidang pembangunan sarana dan
prasarana Jaringan Telekomunikasi maupun pemeliharaannya. Sejak didirikan pada
akhir pebruari 2004 sampai dengan saat ini, ACKP telah menyelesaikan kontrak
kerja dalam bidang jaringan telekomunikasi, pengadaan maupun konstruksi dan
telah berpartisipasi dalam penyediaan material dan jasa konstruksi tower maupun
sentral telekomunikasi area Bandung & Jabotabek.
PROFIL
AKTE PERUSAHAAN
ACKP didirikan pada tanggal 26 Maret 2004, dengan akte
pendirian no. 1 dihadapan
Notaris Noenik S. SH, Berkedudukan di Bandung dengan
alamat perusahaan di Jl.
Siliwangi No. 99 Bandung dan Akte Perubahan tanggal 2
Maret 2012 no. 8 dihadapan
notaris Andi Erniwati Gaffar, S.H.
KEPEMILIKAN
Modal kerja, baik cash flow maupun dalam bentuk aset ACKP
saat ini dimiliki oleh
pemegang saham ; Ai Rohati sebesar 50 %, Iwan Kuswandi 28
% dan E. Cahrolis 22 %
KARYAWAN
Dalam pelaksanaan operasional ACKP didukung oleh personil
sebanyak 64 orang,
dengan perincian sebagai berikut :
Berdasarkan Pendidikan:
Strata 1 : 8 Orang
Diploma 3 : 10 Orang
SLTA : 46 Orang
Berdasarkan Keahlian
Jaringan Telekomunikasi :49 Orang
Manajemen dan Keuangan :10 Orang
Kontruksi : 5 Orang
Untuk menunjang terlaksananya suatu pekerjaan (proyek),
ACKP merekrut tenaga lepas
honorer yang jumlahnya
sesuai dengan kebutuhan.
Legalitas
Visi / Misi
VISI DAN MISI
VISI
1. Pemimpin Pasar
2. Perusahaan dengan Manajemen Terbaik
3. Perusahaan yang layak dipilih oleh Konsumen, Rekan
Bisnis, dan Karyawan
MISI
1. Menyediakan Material dan Accessories dengan Mutu
Terbaik
2. Menyediakan Jasa Terbaik
3. Menyediakan Pelayanan Inovatif dan Penuh Perhatian
4. Menyediakan Kesempatan Karir yang Terus Menerus
5. Mengembangkan Profesionalisme yang Terus Menerus
6. Menetapkan Standar Tertinggi dalam Dunia
Telekomunikasi
7. Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa
STRUKTUR
ORGANISASI
|
||||
RAPAT
ANGGOTA
|
||||
PENGURUS
|
PEMBINA
|
|||
Ketua
|
Pak Ade Mulyadi
|
Bpk. Iwan Kuswandi
|
||
Wakil Ketua
|
wawan suwarna
|
Ibu Ai Rohati
|
||
Sekretaris
|
Dimas Citra
|
Bpk. Imang F
|
||
Bendahara
|
Ryska puspita dewi
|
Bpk Endang Rustandi
|
||
Humas
|
Rahmat Rohimat
|
|||
Anggota
|
||||
BAB III URAIAN KEGIATAN
Fiber Optic
Serat optik
berperan sebagai pemandu gelombang cahaya serat optik yang terbuat dari bahan
gelas atau silika dengan ukuran yang sangat kecil dan ringan (dalam satuan
mikro meter) yang dapat menghantarkan sinyal informasi dalam jumlah yang besar
dan dengan rugi - rugi yang relatif rendah. Struktur kabel serat optik terdiri dari coating,
cladding dan core. Core atau inti inilah yang berfungsiuntuk menentukan arah
rambat cahaya pada kabel serat optik. Sedangakan coating dan cladding berguna
untuk melindungi core yang bersifat mudah hancur dan patah. Walau dengan
berbagai keunggulan yang terdapat padanya bukan berarti Sistem Komunikasi Serat
Optik (SKSO) tidak memiliki permasalahan. Permasalahan utama dan yang paling
sering terjadi dalam serat optik adalah hilangnya energi cahaya di dalam serat
optik. Pada dasarnya hilangnya energi cahaya didalam serat optik disebabkan
oleh dua hal :
·
Bahan inti
serat optik (core) yang kotor
·
dan cahaya
dibelokan kearah yang salah.
Salah satu penyebab berbeloknya arah cahaya
kearah yang salah adalah akibat penyambungan kabel serat optik yang kurang
baik.
Pada setiap
tabung tube dapat berisi 6, 8 atau 12 serat optik yang berukuran sangat kecil,
dimana serat optik sendiri terdiri dari 3 bagian dasar, yaitu :
1. Inti (core)
2. Jaket (cladding)
3. Mantel (coating)
Berdasarkan Ilustrasi gambar diatas terlihat bahwa
Struktur serat optik terdiri coating, cladding, dan core. Struktur tersebut
mamiliki pengertian sebagai berikut:
1. Inti (Core)
Bagian yang paling utama dinamakan bagian inti
(core), dimana gelombang cahaya yang dikirimkan akan merambat dan mempunyai
indeks bias lebih besar dari lapis kedua. Inti (core) terbuat dari bahan kaca
(glass) yang berdiameter 2 μm
– 50 μm, dalam hal ini
tergantung dari jenis serat optiknya. Ukuran core juga dapat mempengaruhi
karakteristik serat optik tersebut.
2. Jaket (Cladding)
Cladding
berfungsi sebagai cermin yaitu memantulkan cahaya agar dapat merambat ke ujung
lainnya. Dengan adanya cladding ini cahaya dapat merambat dalam core serat
optik. Cladding terbuat dari bahan gelas dengan indeks bias yang lebih kecil
dari core. Cladding merupakan sekubung dari core. Diameter cladding berkisar
antara 5 μm
– 250 μm. Hubungan
indeks bias antara core dan cladding akan mempengaruhi perambatan cahaya pada
core (mempengaruhi besarnya sudut kritis).
3. Mantel (Coating)
Coating
merupakan bagian terluar dari suatu serat optik yang terbuat dari bahan plastik
yang berfungsi untuk melindungi serat optik dari kerusakan, pada coating juga
terdapat warna yang membedakan urutan core.
IndiHome Internet Fiber merupakan layanan Triple Play dari
Telkom yang terdiri dari Internet Fiber atau High Speed Internet (Internet
Cepat), Interactive TV (UseeTV) dan Phone (Telepon Rumah). Untuk sebagian
besar wilayah Indonesia, IndiHome akan dilayani dengan menggunakan 100 % Fiber,
artinya kabel Fiber Optic digelar sampai ke rumah pelanggan.
Ø keuntungan serat optic
·
mempunyai
lebar pita frekuensi (bandwith yang lebar)
·
redaman
sangat rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga
·
kabel
terhadap gangguan gelombang elektromagnet
·
dapat
menyalurkan informasi digitsl dengan kecepatan tinggi
Ø kerugian serat optic
·
instalasi
nya harus khusus
·
karakteristik
transmisidapat berubah bila terjadi tekanan dari luar yang berlebihan
·
perbaikan
yang lebih kompleks karena sifatnya lebih rapuh
·
tidak
dapat dialiriarus listrik sehingga dapat memberikan catuan pada pemasangan
repeater.
Perpindahan tembaga ke optik /
migrasi
Karena Telkom indihome sekarang tahun 2016 itu di targetkan semua
yang masih tembaga akan di migrasi semua ke fiber optic jad itahun 2016 itu semua konsumen harus FO semua dan tidak ada yang masihtembagalagi, mau tidak mau mereka harus
di migrasi ,dan misalnya ada konsumen
yang tidak mau di migrasi terpaksa petugas lapangan akan memotong secara paksa kabel tembaga tersebut.
Penarikan
kabel udara
Itu adalah pemasangan kabel FO gede atau kabel feeder yang
dipasang baru ditempat tempat seperti perumahan, sekolahan, gedung-gedung,
ada juga daerah daerah dan itu untuk hanya sewilayah saja. Penarikan tersebut dimulai dari ODC sampai kepembuatan ODP baru. Dan disetiap tihang dipasang penangkal semacam pipa keras
yang dipotong kecil kecil untuk sementara agar sikabel bisa menempel
di tihang karena setelah penarikan ada pemasangan accessories agar sikabel bisa menempel dengan kokoh
di tihang telepon, lalu setelah pemasangan accessories dilanjut dengan penyambungan / pengaktifan kabel fiber optic.
Penarikan kabel tanah
Samahalnyadengankabeludarapenarikandimulaidari
ODC sampaike ODP baru,tapipenarikan KT dimulaidenganpenarikan SABDAK
,ituadalahsemacampipa yang kerasberwarna orange gunannyauntukpengaman agar
sikabel FO tidakrusakataupunlecet.tetapiadabedanya KT
itumelaluigoronggorongataudisebutlewattanahkarenaadadaerahatauperumahan
yang tidak di
perbolehkanmemasangtihangataupunjalurbuatkabeltersebut,makamautidakmauharusmelawatitanahkarenapermintaanpemasangantersebuttidakbisa
di cancel begitusaja. Setelahselesaipenarikandilanjutdenganpenyambungan /
pengaktifankabel fiber optic denganalat yang telahdisiapkan.
Pasang baru kabel optic.
Pemasangan Dengan nama
lainnya disebut PSB, PSB ituadalahpemasanganbaru FO sesuai wo (work order) yang telah di bagi-bagi setiap
orangnya. Setiap orang di targetkan sehari 2 konsumen. Dimulai dengan menelepon
pelanggan agar jelas alamat yang dituju terkadang sales TA tidak jelas dengan alamat yang dituju, dan ada
juga yang mendaftar melalui webcare yaitu langsung mendaftar melalui pusat
dengan cara
menelepon 147.
Pertama tama cari ODP terdekat setelah itu mulai
dengan pengecekan redaman / disebut dengan daya arus optik. Jika redaman
tersebut kurang dari -20 itu tandanya normal dan kalau melebihi redaman
tersebut itu tandanya los, lalu mulai penarikan dc (drop core) dari ODP sampai
ke rumah yang di tuju.
BAB IV PENUTUP
Kesimpulan
Kegiatan
prakerin sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi khususnya saya sebagai SMK
MJPS1 KOTA TASIKMALAYA, dengan adanya kegiatan prakerin siswa di tuntut untuk
mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa
diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi.
Prakerin
merupakan kegiatan praktek di luar jam sekolah yang bekerja sama dengan
perusahaan atau instansi, sehingga siswa-siswi dapat berlatih untuk mampu
bergaul dan bekerja sama dengan masyarakat luar.
Prakerin
dapat menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan
professional dalam bidangnya yang memenuhi pasar nasional ataupun
internasional. Dengan begitu siswa-siswi akan mempunyai sikap yang akan menjadi
bekal dasar pengembangan diri secara berkelanjutan dan dapat mengamalkan apa
yang telah di pelajari atau di peroleh selama prakerin tersebut.
Saran
Terlepas
dari segala kekurangan dan kelemahan saya sebagai peserta praktek kerja industri
(PRAKERIN) saran saya adalah :
Saya
mengharapkan agar pembimbing lebih ditingkatkan supaya siswa lebih siap mental
maupun materi yang akan menunjang keberhasilan praktek kerja industri.
