Minggu, 12 Agustus 2018


LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
DI PT.ADIMAS CIPTA KARYA PRATAMA
Jl. Raya Cikalang No. 264 Cileunyi- Bandung Telp./fax. (022) 5948222, 7803712
e-mail : ackpratama@yahoo.co.id






Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat mengikuti
Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016












                                   laporan prakerin 
Nama                          :           NanangKusnawan
Kelas                           :           XII-TKJII
NIS                              :           11318322
Program Keahlian     :           TeknikKomputerJaringan



SMK MJPS 1 KOTA TASIKMALAYA
KELOMPOK TEKNOLOGI DAN INDUSTRI
Jalan Cigeureung No. 19 Telp. (0265) 331356 – 335633 
Kota Tasikmalaya
                                                        e-mail : smkmjps1@gmail.com







Lembar pengesahan

Laporan praktek kerja industri
Di
PT. Adimas Cipta Karya Pratama
Oleh

Nama   :          Nanang kusnawan
Kelas   :          XII TKJ1
NIS     :          11318322

Laporan kegiatan praktek kerja industri (PRAKERIN) ini telah saya susun dan di setujui sebagai berikut.

   Guru pembimbing                                                                   Pembimbing DU/DI



  
 M taufik syah                                                                       Dimas Citra Perdana

Mengetahui


Ketua jurusan                                                                           Pimpinan DU/DI




             Cucu suryadi                                                                            Iwan Kuswandi








KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan Tugas Laporan Prakerin      (PraktekKerjaIndustri)DiPT.AdimasCiptaKaryaPratama.

Laporan ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan Laporan ini.Untu kitu saya menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan Laporan ini.
   
Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka saya menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar saya dapat memperbaiki laporan prakerin ini.
   
Akhir kata saya berharap semoga laporan prakerin ini dapat memberikan inisiatif maupun inpirasi terhadap pembaca.


  


                                                                                                Bandung, 30 september  2015
                         



                                                                                                                              Nanang kusnawan




DAFTAR ISI
Halaman judul............................................................................................................ i
Lembar Pengesahan................................................................................................... ii
Kata Pengantar........................................................................................................... iii
Daftar Isi ................................................................................................................... vi

BAB I PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang .............................................................................            1
2.      Tujuan ..........................................................................................            2
BAB II INSTANSI
1.      Sejarah .........................................................................................           3
2.      Legalitas ......................................................................................            4
3.      Visi misi ......................................................................................             5
4.      Struktur organisasi ……………………………………………..             6
BAB III URAIAN KEGIATAN
1.      Fiber Optic...................................................................................            7
2.      Perpindahan tembaga ke optik / migrasi .....................................               8
3.      Penarikan kabel udara .................................................................             9
4.      Penarikan kabel tanah .........................................................................     10
5.      Pasang baru kabel optik ..............................................................             11
BAB IV PENUTUP
1.      Kesimpulan ..................................................................................            12
2.      Saran ............................................................................................           13
3.      Daftar Pustaka .............................................................................             14




BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Praktek kerja lapangan adalah tugas akademik yang diwajibkan kepada mahasiswa maupun mahasiswi untuk mempelajari sistem nyata dunia kerja sesungguhnya dengan cara magang di suatu perusahaan / instansi atau institusi pada bagian atau divisi tertentu dalam kurun waktu yang di tentukan. Berkaitan dengan hal tersebut, Kerja Praktek dilaksanakan di PT. Adimas Cipta Karya Pratama (ACKP) Dalam laporan ini, fokus pembahasan berdasarkan judul Teknik Penyambungan Metode Penyambungan Mechanical pada serat optik(Mechanicalsplicing).Dengan perkembangan teknologi dalam bidang telekomunikasi memungkinkan penyediaan sarana telekomunikasi dalam biaya yang relatif lebih rendah, mutu pelayanan yang tinggi, cepat, aman, serta ditunjang oleh kapasitas yang besar dalam pengiriman informasi.



Tujuan

Tujuan penulis melaksanakan praktek kerja industri (PRAKERIN) di PT. Adimas cipta karya pratama adalah :
1.      Mempelajari secara langsung tentang pasang baru kabel optik sekaligus mensetting modem.
2.      Mengetahui cara disiplin kerja yang baik.
3.      Menambah wawasan dan pengalaman dalam dunia kerja.



BAB II INSTANSI
Sejarah
ULASAN UMUM

PT. Adimas Cipta Karya Pratama (ACKP) adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak
dibidang Pemborong, Perdagangan Umum, Pengadaan Barang/Jasa dan Kontraktor, khususnya dalam bidang pembangunan sarana dan prasarana Jaringan Telekomunikasi maupun pemeliharaannya. Sejak didirikan pada akhir pebruari 2004 sampai dengan saat ini, ACKP telah menyelesaikan kontrak kerja dalam bidang jaringan telekomunikasi, pengadaan maupun konstruksi dan telah berpartisipasi dalam penyediaan material dan jasa konstruksi tower maupun sentral telekomunikasi area Bandung & Jabotabek.




PROFIL

AKTE PERUSAHAAN

ACKP didirikan pada tanggal 26 Maret 2004, dengan akte pendirian no. 1 dihadapan
Notaris Noenik S. SH, Berkedudukan di Bandung dengan alamat perusahaan di Jl.
Siliwangi No. 99 Bandung dan Akte Perubahan tanggal 2 Maret 2012 no. 8 dihadapan
notaris Andi Erniwati Gaffar, S.H.

KEPEMILIKAN

Modal kerja, baik cash flow maupun dalam bentuk aset ACKP saat ini dimiliki oleh
pemegang saham ; Ai Rohati sebesar 50 %, Iwan Kuswandi 28 % dan E. Cahrolis 22 %

KARYAWAN
Dalam pelaksanaan operasional ACKP didukung oleh personil sebanyak 64 orang,
dengan perincian sebagai berikut :
Berdasarkan Pendidikan:
Strata 1 : 8 Orang
Diploma 3 : 10 Orang
SLTA : 46 Orang
Berdasarkan Keahlian
Jaringan Telekomunikasi :49 Orang
Manajemen dan Keuangan :10 Orang
Kontruksi : 5 Orang
Untuk menunjang terlaksananya suatu pekerjaan (proyek), ACKP merekrut tenaga lepas
honorer yang jumlahnya sesuai dengan kebutuhan.

Legalitas

 





Visi / Misi
VISI DAN MISI

VISI
1. Pemimpin Pasar
2. Perusahaan dengan Manajemen Terbaik
3. Perusahaan yang layak dipilih oleh Konsumen, Rekan Bisnis, dan Karyawan

MISI
1. Menyediakan Material dan Accessories dengan Mutu Terbaik
2. Menyediakan Jasa Terbaik
3. Menyediakan Pelayanan Inovatif dan Penuh Perhatian
4. Menyediakan Kesempatan Karir yang Terus Menerus
5. Mengembangkan Profesionalisme yang Terus Menerus
6. Menetapkan Standar Tertinggi dalam Dunia Telekomunikasi
7. Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa


STRUKTUR ORGANISASI
KOPPAS  (Koperasi Pegawai PT. ACKP )















RAPAT ANGGOTA








PENGURUS

PEMBINA

Ketua
Pak Ade Mulyadi

Bpk. Iwan Kuswandi

Wakil Ketua
wawan suwarna

Ibu Ai Rohati

Sekretaris
Dimas Citra

Bpk. Imang F

Bendahara
Ryska puspita dewi

Bpk Endang Rustandi






Humas
Rahmat Rohimat








Anggota


 
 


BAB III URAIAN KEGIATAN
 Fiber Optic
Serat optik berperan sebagai pemandu gelombang cahaya serat optik yang terbuat dari bahan gelas atau silika dengan ukuran yang sangat kecil dan ringan (dalam satuan mikro meter) yang dapat menghantarkan sinyal informasi dalam jumlah yang besar dan dengan rugi - rugi yang relatif rendah. Struktur kabel serat optik terdiri dari coating, cladding dan core. Core atau inti inilah yang berfungsiuntuk menentukan arah rambat cahaya pada kabel serat optik. Sedangakan coating dan cladding berguna untuk melindungi core yang bersifat mudah hancur dan patah. Walau dengan berbagai keunggulan yang terdapat padanya bukan berarti Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) tidak memiliki permasalahan. Permasalahan utama dan yang paling sering terjadi dalam serat optik adalah hilangnya energi cahaya di dalam serat optik. Pada dasarnya hilangnya energi cahaya didalam serat optik disebabkan oleh dua hal :
·         Bahan inti serat optik (core) yang kotor
·         dan cahaya dibelokan kearah yang salah.
 Salah satu penyebab berbeloknya arah cahaya kearah yang salah adalah akibat penyambungan kabel serat optik yang kurang baik.






Pada setiap tabung tube dapat berisi 6, 8 atau 12 serat optik yang berukuran sangat kecil, dimana serat optik sendiri terdiri dari 3 bagian dasar, yaitu :
1. Inti (core)
2. Jaket (cladding)
3. Mantel (coating)








Berdasarkan Ilustrasi gambar diatas terlihat bahwa Struktur serat optik terdiri coating, cladding, dan core. Struktur tersebut mamiliki pengertian sebagai berikut:
1. Inti (Core)
Bagian yang paling utama dinamakan bagian inti (core), dimana gelombang cahaya yang dikirimkan akan merambat dan mempunyai indeks bias lebih besar dari lapis kedua. Inti (core) terbuat dari bahan kaca (glass) yang berdiameter 2 μm – 50 μm, dalam hal ini tergantung dari jenis serat optiknya. Ukuran core juga dapat mempengaruhi karakteristik serat optik tersebut.
2. Jaket (Cladding)
                        Cladding berfungsi sebagai cermin yaitu memantulkan cahaya agar dapat merambat ke ujung lainnya. Dengan adanya cladding ini cahaya dapat merambat dalam core serat optik. Cladding terbuat dari bahan gelas dengan indeks bias yang lebih kecil dari core. Cladding merupakan sekubung dari core. Diameter cladding berkisar antara 5 μm – 250 μm. Hubungan indeks bias antara core dan cladding akan mempengaruhi perambatan cahaya pada core (mempengaruhi besarnya sudut kritis).
3. Mantel (Coating)
                        Coating merupakan bagian terluar dari suatu serat optik yang terbuat dari bahan plastik yang berfungsi untuk melindungi serat optik dari kerusakan, pada coating juga terdapat warna yang membedakan urutan core.
IndiHome Internet Fiber merupakan layanan Triple Play dari Telkom yang terdiri dari Internet Fiber atau High Speed Internet (Internet Cepat), Interactive TV (UseeTV) dan Phone (Telepon Rumah). Untuk sebagian besar wilayah Indonesia, IndiHome akan dilayani dengan menggunakan 100 % Fiber, artinya kabel Fiber Optic digelar sampai ke rumah pelanggan.


Keuntungan dan kerugian serat optic :
Ø  keuntungan serat optic
·         mempunyai lebar pita frekuensi (bandwith yang lebar)
·         redaman sangat rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga
·         kabel terhadap gangguan gelombang elektromagnet
·         dapat menyalurkan informasi digitsl dengan kecepatan tinggi
Ø  kerugian serat optic
·         instalasi nya harus khusus
·         karakteristik transmisidapat berubah bila terjadi tekanan dari luar yang berlebihan
·         perbaikan yang lebih kompleks karena sifatnya lebih rapuh
·         tidak dapat dialiriarus listrik sehingga dapat memberikan catuan pada pemasangan repeater.




Perpindahan tembaga ke optik / migrasi
Karena Telkom indihome sekarang tahun 2016 itu di targetkan semua yang masih tembaga akan di migrasi semua ke fiber optic jad itahun 2016 itu semua konsumen harus FO semua dan tidak ada yang masihtembagalagi, mau tidak mau mereka harus di migrasi ,dan misalnya ada konsumen yang tidak mau di migrasi terpaksa petugas lapangan akan memotong secara paksa kabel tembaga tersebut.




Penarikan kabel udara
Itu adalah pemasangan kabel FO gede atau kabel feeder yang dipasang baru ditempat tempat seperti perumahan, sekolahan, gedung-gedung, ada juga daerah daerah dan itu untuk hanya sewilayah saja. Penarikan tersebut dimulai dari ODC sampai kepembuatan ODP baru. Dan disetiap tihang dipasang penangkal semacam pipa keras yang dipotong kecil kecil untuk sementara agar sikabel bisa menempel di tihang karena setelah penarikan ada pemasangan accessories agar sikabel bisa menempel dengan kokoh di tihang telepon, lalu setelah pemasangan accessories dilanjut dengan penyambungan / pengaktifan kabel fiber optic.






Penarikan kabel tanah
Samahalnyadengankabeludarapenarikandimulaidari ODC sampaike ODP baru,tapipenarikan KT dimulaidenganpenarikan SABDAK ,ituadalahsemacampipa yang kerasberwarna orange gunannyauntukpengaman agar sikabel FO tidakrusakataupunlecet.tetapiadabedanya KT  itumelaluigoronggorongataudisebutlewattanahkarenaadadaerahatauperumahan yang tidak di perbolehkanmemasangtihangataupunjalurbuatkabeltersebut,makamautidakmauharusmelawatitanahkarenapermintaanpemasangantersebuttidakbisa di cancel begitusaja. Setelahselesaipenarikandilanjutdenganpenyambungan / pengaktifankabel fiber optic denganalat yang telahdisiapkan.






Pasang baru kabel optic.

Pemasangan Dengan nama lainnya disebut PSB, PSB ituadalahpemasanganbaru FO sesuai wo (work order) yang telah di bagi-bagi setiap orangnya. Setiap orang di targetkan sehari 2 konsumen. Dimulai dengan menelepon pelanggan agar jelas alamat yang dituju terkadang sales TA tidak jelas dengan alamat yang dituju, dan ada juga yang mendaftar melalui webcare yaitu langsung mendaftar melalui pusat dengan cara menelepon 147.
Pertama tama cari ODP terdekat setelah itu mulai dengan pengecekan redaman / disebut dengan daya arus optik. Jika redaman tersebut kurang dari -20 itu tandanya normal dan kalau melebihi redaman tersebut itu tandanya los, lalu mulai penarikan dc (drop core) dari ODP sampai ke rumah yang di tuju.



BAB IV PENUTUP
Kesimpulan
Kegiatan prakerin sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi khususnya saya sebagai SMK MJPS1 KOTA TASIKMALAYA, dengan adanya kegiatan prakerin siswa di tuntut untuk mempunyai sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi.
Prakerin merupakan kegiatan praktek di luar jam sekolah yang bekerja sama dengan perusahaan atau instansi, sehingga siswa-siswi dapat berlatih untuk mampu bergaul dan bekerja sama dengan masyarakat luar.
Prakerin dapat menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan professional dalam bidangnya yang memenuhi pasar nasional ataupun internasional. Dengan begitu siswa-siswi akan mempunyai sikap yang akan menjadi bekal dasar pengembangan diri secara berkelanjutan dan dapat mengamalkan apa yang telah di pelajari atau di peroleh selama prakerin tersebut.



Saran
Terlepas dari segala kekurangan dan kelemahan saya sebagai peserta praktek kerja industri (PRAKERIN) saran saya adalah :
Saya mengharapkan agar pembimbing lebih ditingkatkan supaya siswa lebih siap mental maupun materi yang akan menunjang keberhasilan praktek kerja industri.